Pembangunan Aula Ngaji Sekuping 2 resmi dimulai pada 25 November 2025. Aula ini dibangun sebagai ruang tambahan untuk kegiatan ngaji, majlis ta’lim, dan pertemuan santri di lingkungan Yayasan Gubug Sekuping Sidareja. Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat dan santri, dengan bahan-bahan alami seperti bambu dan daun daon — mencerminkan kesederhanaan dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas Gubug Sekuping.
Filosofi “Gubug Sekuping” sendiri bermakna membangun sedikit demi sedikit (sekuping demi sekuping). Dari hal sederhana inilah semangat pergerakan dan keberlanjutan terus tumbuh: tidak menunggu besar untuk bergerak, tetapi bergerak agar menjadi besar.
Aula ini diharapkan menjadi tempat yang menumbuhkan ilmu, kebersamaan, dan keberkahan, sekaligus menjadi simbol bahwa setiap langkah kecil, bila dilakukan dengan niat ikhlas, akan membawa perubahan besar bagi umat.






